Aisha Barca – Byoote Story 

Aisha Barca – Byoote Story 

Hai, kenalin aku Aisha, umurku 24 tahun dan tinggal di Bandung. Aku mau cerita pengalaman ku bersama Byoote nih. Jadi sebelumnya, kulit mukaku mengalami infeksi yang menyebabkan muka jadi mudah jerawatan dan jerawatnya pun bernanah, padahal sebelumnya mukaku baik baik saja.

Awalnya kenapa aku bisa kena infeksi ini karena aku menerima tawaran promosi dari beberapa brand dan mengharuskan untuk me-review produk tersebut. Sebenarnya aku tahu kulitku memang super sensitif, tapi berhubung pada pertengahan tahun lalu aku mulai mengenal dunia per endorsement jadi mau tidak mau aku menerima job tersebut, hitung-hitung sebagai bahan portofolio untuk menambah kepercayaan brand brand lain jika ada yg ingin bekerja sama. Pada saat itu brand yg bekerjasama denganku adalah online shop start-up, dimana aku pribadi memang sangat mensupport online shop yg baru merintis.

I’d never think about myself at that time,  gapernah nyangka ternyata dampaknya akan seperti ini. Produk tersebut berupa 2 serum wajah dan beberapa masker yg aku review di dalam sebuah video. Tidak butuh waktu lama, besoknya mukaku langsung panas, seperti terbakar dan skincare pun seperti tidak berpengaruh sama sekali. Aku melakukan perawatan di beberapa klinik dan justru perawatan yang kupikir akan membuat muka ini membaik, ternyata malah semakin parah. Aku tidak pernah berani melihat muka di kaca, mukaku kusam dan kedua pipiku sangat memerah dimana mana. 

Jerawatku sangat banyak yg membentuk seperti bentol dari nyamuk, tidak sedikit jerawat yg sudah matang pun bernanah. Setiap hari jika aku keluar rumah, aku harus menggunakan masker, karena jika tidak, malam nya aku akan langsung kedatangan jerawat baru lagi.Aku konsultasi dengan dokterku dan dia bilang bahwa aku terkena infeksi dan ini sudah parah, terlihat dari jerawat yang bernanah. Dokter memberikanku antibiotik yg hrs diminum 2x sehari selama 2 minggu. Setelah 2 minggu, tidak ada perubahan apapun, dokter pun memutuskan untuk meninggikan dosis antibiotik dan menyuruhku untuk diminum 2x sehari selama seminggu. Baru saja aku minum sekali, aku tidak bisa berdiri karena menahan rasa sakit diperut yg mual, juga kepala yg sangat pusing. 

Aku mengalami nya selama 2 hari. Aku pun stop mengkonsumsi antibiotik tersebut. Di hari yg sama aku memutuskan untuk mengkonsumsi Byoote, karena di bulan Oktober lalu Cherrydreamy pernah share dan datang ke acara launching Byoote. Jujur, dari dulu aku pengen banget nyobain minuman berkolagen, tapi aku masih belum paham apa kepentingan nya. Aku memutuskan untuk mencari lebih detail mengenai Byoote juga Kolagen itu sendiri. Dengan keyakinanku karena aku ingin sembuh, aku langsung order byoote di agen dekat rumahku dan hari itu juga aku langsung meminumnya. Sejujurnya, keuanganku semakin menipis karena perawatan perawatan yg aku lakukan untuk infeksi yg tak kunjung sembuh selama hampir setengah tahun ini. Disaat order Byoote pun aku hanya bisa berikhtiar, just like this is the last chance to make my skin better. Selama 3 minggu aku hanya meminum sehari sekali, karena aku takut jika tidak cocok akan menyebabkan rasa sakit seperti sebelumnya. Ternyata tidak, malahan aku menjadi lebih baik. Aku masih memakai skincare ku, karena kupikir skincare membantu penyembuhan dari luar ke dalam dan Byoote membantu penyembuhan dari dalam ke luar. Prioritasku adalah kesembuhan kulit muka, tapi ternyata Byoote ini mencerahkan dan melembutkan kulitku juga. Aku bener bener merasakan perbedaannya dan orang-orang yang bertemu dengan aku pun memiliki penilaian yang sama. 

 Jujur, Akhir tahun aku hampir hopeless banget, ngerasa kalau muka aku ga akan pernah membaik lagi. Nyatanya, selama 2 minggu hasilnya sudah terlihat, kukira testimoni itu bohong, ternyata memang 2 WEEKS WITH BYOOTE itu memang terbukti! Aku yg memiliki infeksi parah bisa sembuh secepat ini rasanya ingin nangis, bahkan aku merekomendasikan kepada teman teman dan keluarga. Mereka pun sudah ada yg mulai mengkonsumsi Byoote. 

  2 Januari 2020 8 Januari 2020 

Sekarang sudah sebulan aku mengkonsumsi nya dan alhamdulillah sekali, mukaku kembali seperti 6 bulan lalu sebelum saat aku terkena infeksi. 

Selama pemakaian pun sebetulnya mukaku super duper gatal karena mungkin proses dari detox Byoote itu sendiri dan skincare ku yg membantu menyembuhkannya, jadi aku mencoba bertahan demi kesembuhan. 

Aku ngerasa”kenapa ga dari awal aku pilih Byoote? kenapa baru sekarang?”

But it’s okey, lebih baik telat dari pada tidak sama sekali dan kegagalan yg aku lalui sebelum konsumsi Byoote pun menjadi pelajaran tersendiri, yg penting sekarang aku sudah tahu apa yg bisa membuat diriku menjadi lebih baik.Akhrinya aku mengikuti Giveaway nya dan itu hanya karena sebagai bonus saja, niat pertama ku untuk mengkonsumsi Byoote karena aku sudah berikhtiar dari awal untuk kesembuhan penyakit kulitku dan aku membuat review selama sebulan dengan sedetail mungkin and just because that’s my job to review the products and tell people that the product is very good, especially they can (my followers) see the progress directly from my story. Even though this event is over, I’ll still consuming Byoote Collagen’s Drink ♥️

I just want to say THANK YOU SO MUCH to Byoote Collagen’s Drink.

Aku sangat bersyukur perlahan mukaku sembuh dan bisa memberikan harapan lagi untukku kedepannya… 

Once again, 

Thank you, Byoote Thank you, Ci Paopao 💕

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *