Cerita Aku Melawan Jerawat, Ini Caraku Mengatasinya

Cerita Aku Melawan Jerawat, Ini Caraku Mengatasinya

Byoote Indonesia – Cerita Aku melawan jerawat memang merupakan salah satu perjuangan yang kerap kali harus di hadapi masyarakat Indonesia, termasuk Aku. Ini adalah kisahku melawan jerawat.

Hai, perkenalkan, namaku Nabeella Adjani. Kisah yang mau aku bagikan adalah ceritaku melawan jerawat yang tiba-tiba muncul di wajahku, dan bagaimana akhirnya aku bisa menanganinya.

Reporter: Halo, Nabella! Byoote dengar kamu punya cerita menarik tentang struggle kamu tentang jerawat, ya? Kalau boleh gimana tuh awalnya?

Hallo Byoote! Jadi, sebenarnya waktu kuliah dulu aku nggak pernah punya masalah serius soal jerawat. Paling hanya muncul kalau mau datang bulan aja, biasa jerawat hormon. Namun semua mulai berubah ketika aku masuk dunia kerja sekitar 2 tahun yang lalu. Nggak tahu kenapa, wajahku tiba-tiba jadi jerawatan, dan bekasnya sulit banget hilang. Disnilah mulai cerita aku melawan jerawat tersebut.

Reporter: Lalu, bagaimana langkah awal kamu buat nanganin masalah jerawat kamu?

Pertama-tama sih, aku ambil jalur instan. Aku coba perawatan di sebuah klinik kecantikan.

Reporter: Gimana hasilnya setelah coba klinik kecantikan? Apakah langsung cocok?

Awalnya sih iya, mukaku langsung mulus. Tapi karena aku pindah penempatan, dan nggak bisa datang lagi ke klinik tersebut, mulai deh masalah jerawatku ini balik lagi.

Reporter: Hm, berarti efeknya memang hanya sementara ya. Lalu, selanjutnya gimana?

Saat itu aku akhirnya mulai deh kenalan sama skincare-skincare import. Waktu itu kulitku sempat ups and downs, kadang kelihatan baik kadang nggak. Namun yang jelas memang kulit wajahku nggak pernah balik seperti dulu lagi.

Reporter: So sorry to hear that. Terus gimana lanjutnya sampai kamu bisa sampai di kulit kamu yang sekarang?

Nah, long story short, sekitar pertengahan 2019 aku dipindah tugaskan ke Jakarta. Entah memang aku yang nggak cocok dengan udara di sini, karena polusinya, atau entah karena apa ya, wajahku mulai rewel lagi. Tumbuhlah jerawat-jerawat yang sampai meradang.

Cerita aku melawan jerawat itu beragam. Aku sampai beli photolight dengan harapan bisa perawatan sendiri di rumah. Selain itu aku juga memutuskan balik lagi perawatan ke klinik kecantikan yang sangat cocok waktu kuliah dulu.

Reporter: Besar banget ya ikhtiar kamu melawan jerawat ini. Terus gimana setelah kamu balik ke klinik? Apa kali ini cocok seperti pertama kali?

To be honest, hasilnya nggak sesuai ekspetasiku. Sekitar bulan Desember sampai Januari 2020 itu mungkin adalah titik terendahku. Wajahku benar-benar merah-merah kayak kulit terbakar. Belum lagi bekas yang ditinggalkan. Benar-benar mengerikan. Aku sampai nggak berani lihat kaca, dan nggak mau lihat wajah sendiri setiap video call. Belum lagi setiap ngadepin orang yang nanyain, “Kok sekarang jerawatan, sih?”, “kok sekarang begini?”, “kok sekarang begitu?”

Pokoknya sedih banget setiap kali harus ngehadapin pertanyaan orang-orang.

Reporter: Aduh, kami ikut sedih dengarnya. Lalu gimana sampai akhirnya kamu bisa memperbaiki kulit kamu sampai kayak sekarang?

Ini dia inti ceritanya! Jadi, suatu hari tuh, salah satu teman kantorku cerita soal produk kolagen yang namanya Byoote. Dia bilang, saudaranya ada yang punya masalah kulit juga, dan cocok konsumsi Byoote.

Tapi karena memang udah capek kan, nyoba ini itu, aku masih abaikan tuh saran dari temanku. Aku bahkan sama sekali nggak tertarik untuk searching soal Byoote.

Reporter: Terus, gimana sampai akhirnya kamu bisa benar ketemu Byoote?

Itu karena iklan! Hahaha

Jadi, iklan Byoote kebetulan lewat di Instagramku. Aku akhirnya mulai penasaran dan coba lihat-lihat. Dari sana, aku tahu Byoote itu punya kak Paopao yang memang sering aku tonton Youtube Channelnya. Makin penasaranlah aku.

Singkat cerita, akhir Februari 2020 akhirnya aku order 1 box Byoote. Jujur aja, awalnya aku nggak meletakan ekspetasi apapun sama Byoote, aku bahkan nggak minum sesuai anjuran. Kadang minum, kadang enggak.

Reporter: Gimana hasilnya setelah coba Byoote? Apakah kali ini kamu nemuin produk yang cocok?

Banget!

Sumpah, awalnya aku pun nggak sadar kan, justru teman kantorku duluan yang notice perubahan di wajahku. Kebetulan kami sama-sama pejuang jerawat. Dia nanya aku pakai produk apa, dan aku bilang kalau aku konsumsi Byoote. Suprisingly, dia juga konsumsi Byoote dan merasakan hal yang sama. Akhirnya dari sana mulai deh konsumsi Byoote secara rutin.

cara aku melawan jerawat

Reporter: Wah, ikut senang dengarnya! Kira-kira setelah semakin rajin minum Byoote, apa sih manfaat yang kamu rasain?

Banyak banget!

Aku sampai amazed banget, waktu teman satu kost aku notice kalau jerawat dan bekas-bekasnya yang sebelumnya merah-merah, sekarang udah memudar. My face getting better.

Kenapa aku bisa yakin banget ini manfaat Byoote, karena memang setelah konsumsi Byoote aku benar-benar mengurangi skincare yang aku pakai. Aku cuma cuci muka, pakai essence, dan minum Byoote.

Memang benar ya, perawatan dari dalam itu penting banget. Karena dari sebelum kenal Byoote, aku udah coba ke dokter sana sini, nyobain skincare ini itu, hasilnya so so aja. Namun setelah aku minum Byoote dan minimalisir penggunaan skincare, hasilnya justru keren banget.

Reporter: Selamat ya, Nabeella! Senang banget dengarnya kamu cocok sama Byoote. Nah, pertanyaan terakhir, nih, kira-kira kamu akan repurchase nggak?

Of course!

Fyi, sekarang aku udah konsumsi box ke tiga, dan udah order untuk box ke 4 & 5, karena Byoote bikin aku semakin semangat memperbaiki kulitku dari dalam.

Selain itu berkat Byoote aku lebih percaya diri. Selama ini aku menutup diri banget dari teman-temanku, karena jerawatan. Namun setelah konsumsi Byoote dan jerawatku mulai memudar, aku malah bisa berbagi cerita melawan jerawatku ke teman-temanku. Teman-temanku malah jadi ikut termotivasi juga untuk konsumsi Byoote.

Terima kasih Byoote!

Disclaimer : Hasil yang didapatkan setiap individu bisa berbeda-beda. Semua itu tergantung dari kondisi tubuh dan metabolisme masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *